March 12, 2023

Penduduk terakhir

Menjaga tanah dan desa yang telah menyediakan makanan setiap hari adalah kewajiban bagi Mohamad Saleh Raja Paduka, seorang pria berusia 62 tahun. Lelaki tua ini dengan setia menjaga Desa Tejang Dusun Tiga Regahan yang kini seperti desa mati. Mohamad Saleh Raja Paduka atau Datuk, begitu orang-orang biasa memanggilnya, bersama beberapa warga desa yang setia melakukan patroli keliling desa yang sempat ditinggalkan selama beberapa hari setelah Tsunami yang diakibatkan oleh letusan Gunung Anak Krakatau.

Pulau dengan total penduduk 20.875 jiwa ini kini hanya dihuni oleh 400 orang setelah sebagian besar penduduknya dievakuasi pada 26 Desember 2018 lalu.

Pulau Sebesi secara administratif berada di wilayah Desa Tejang, Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung, Indonesia. Pulau ini merupakan pulau yang paling dekat dengan Kepulauan Gugusan Krakatau dan menjadi saksi kedahsyatan letusan Krakatau yang terjadi pada tahun 1883.

Parahnya di pulau ini setelah “si Kalebu”, istilah yang berarti tsunami bagi masyarakat Pulau Sebesi, yang terjadi pada tanggal 22 Desember 2018 meluluhlantakkan kurang lebih 5 desa di Pulau Sebesi, salah satunya di Desa Teluk Baru, Desa Sianas dan Desa Tejang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bergabung ke dalam mailist kami untuk mendapatkan pembaharuan terkni.